{"id":966,"date":"2024-02-26T15:53:36","date_gmt":"2024-02-26T15:53:36","guid":{"rendered":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/?p=966"},"modified":"2024-11-21T10:01:05","modified_gmt":"2024-11-21T10:01:05","slug":"966","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/2024\/02\/26\/966\/","title":{"rendered":"SARDIS, JEMAAT YANG SEKARAT"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"680\" src=\"https:\/\/onlinechurchministry.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/sardis-1-1024x680.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-967\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-bfaaa9474bb13527cf813a9a778274fb wp-block-paragraph\">Sardis atau Sardes adalah ibukota kuno Kerajaan Lydia yang sudah berjaya jauh sebelum Imperium Romawi dan Kesultanan Ottoman berada di Asia Kecil. Kerajaan Lidya di bawah kekuasaan Raja Croessus merupakan salah satu kerajaan terkaya di zamannya. Kerajaan ini memperoleh kekayaannya dari emas yang diperoleh dari Sungai Pactolus yang mengalir tak jauh dari Sardis. Sungai Pactolus dipercaya merupakan tempat Raja Midas mencuci tubuh emasnya yang dikutuk oleh para dewa. Kerajaan ini juga merupakan kerajaan pertama yang memperkenalkan koin sebagai alat transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-ba7abae1c13f6d707584b391ce376789 wp-block-paragraph\">Kota aslinya merupakan benteng yg hampir tak terkalahkan, tegar di atas lembah Hermus yg luas, dan hampir seluruhnya dikelilingi oleh tebing-tebing yang curam dari batu-batu karang lepas yang berbahaya. Ibu kota kuno Lidia terkenal karena industri bulu dombanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-92a693d01890513f7cdf3e365a3aaa71 wp-block-paragraph\">Kedudukannya sebagai pusat kekuasaan Lidia di bawah Kroesus, mendadak berakhir ketika Koresy, raja Persia, mengalahkan dan merebut kota itu pada tahun 546 sM dan menjadikan wilayah itu sebagai tempat kediaman seorang wakil penguasa Persia. Nampaknya Sardis dapat direbut dengan memanjat tebing dan menyerbu masuk lewat bagian yang lemah pertahanannya pada waktu malam. Sardis kemudian menjadi salah satu wilayah Persia dan menjadi kota penting di Kekaisaran Persia saat itu sebelum kemudian ditaklukkan oleh Alexander Agung pada tahun 214 SM dan akhirnya menjadi salah satu kota di bawah Imperium Romawi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-b463ccab7d00e753d04d39573fd9f2e9 wp-block-paragraph\">Sardis kemudian menjadi kota tempat prokonsul di Kekaisaran Romawi, dan kota besar di provinsi Lidia di Kekaisaran Bizantium. Kota ini menjadi penting antara lain karena kekuatan militernya, letaknya yang terletak di jalur menuju pesisir Aegea, dan karena memiliki tanah subur di Hermus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-23f8d054d6710f63db549f6edcd8678e wp-block-paragraph\">Walaupun Sardis terletak pada jalur perdagangan penting yg menyusuri lembah Hermus, namun di bawah kekuasaan Romawi kota itu tak pernah memperoleh kembali peranan utama seperti dulu pada abad-abad sebelumnya. Pada tahun 26 Masehi keinginannya memperoleh kehormatan dengan membangun kuil bagi Kaisar, ditolak dan pilihan jatuh ke Smirna, saingannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-6dddcc8600e694f3756a20431771619e wp-block-paragraph\">Reruntuhan Sardis merupakan area yang luas dan terbagi dua yaitu reruntuhan kota Sardis dengan Gymnasium dan Synagogue yang menjadi pusatnya dan reruntuhan Kuil Artemis sekitar 1 km dari reruntuhan kota Sardis. Reruntuhan kota Sardis terdiri dari reruntuhan toko, jalan kuno, dan yang paling menakjubkan adalah reruntuhan Gymnasium dan Synagogue. Gymnasium adalah gedung olahraga yang lazim ditemui di kota romawi kuno. Gedung dengan fasilitas olahraga dan pemandian ini merupakan tempat sosialisasi para penduduk kota. Gedung Gymnasium di Sardis memiliki dua tingkat dengan kolam rendam di belakangnya. Bangunan indah yang dibangun pada abad ke 3 M ini merupakan bangunan paling indah di Sardis. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-8a88dd576b179c6920ef8829dedf1dc1 wp-block-paragraph\">Tak jauh dari Gymnasium terdapat reruntuhan Synagogue (tempat ibadah agama Yahudi) yang merupakan temuan synagogue terbesar dan mewah dari zaman kuno. Synagogue yang besar dan indah ini menandakan jumlah penduduk dari etnis yahudi yang cukup besar di Sardis, meski Sardis memiliki populasi yang beragam, namun jumlah populasi bangsa Yahudi nampaknya cukup tinggi di kota ini. Diperkirakan bangsa Yahudi telah tinggal beberapa abad kamanya di kota Sardis, kemungkinan sejak masa kekuasaan Kerajaan Persia, atau ditempat ini dulunya menjadi pusat Diaspora Yahudi, nama Zarfat yang disebut dalam Obaja 20 mungkin adalah Sardis. Synagogue ini dulunya merupakan bagian dari Gymnasium. Beberapa bagian dari synagogue ini berasal dari bangunan sebelumnya seperti patung elang dan singa yang diperkirakan merupakan bagian dari kuil dewa dewi yang belum diketahui keberadaannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-be4f9641f045aad033f0b9b573832259 wp-block-paragraph\">Tak jauh dari reruntuhan kota Sardis, ada reruntuhan Kuil Artemis yang pilarnya bergaya Ionia namun tak lagi utuh. Kuil ini dibangun untuk menyembah dewi Artemis pada abad ke 3 SM oleh bangsa Yunani dan diperbaiki oleh bangsa Romawi pada abad ke 2 M. Bangunan yang sekarang hanya memiliki 2 tiang penyangga masih berdiri ini pernah juga digunakan untuk penyembahan Zeus dan Kaisar Antoninus Pius. Pemandangan reruntuhan kuil dengan latar belakang akropolis sangat mengagumkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-d2fb82709912403720f2169827a1f36d wp-block-paragraph\"> Seperti umumnya kota-kota kuno, Sardis mengalami penurunan setelah terkena bencana alam. Sardis mengalami bencana gempa bumi dan kemudian ditaklukan oleh Bangsa Mongol di abad 15. Sardis pun ditinggalkan dan tidak lagi dihuni sampai sekarang. Kini hanya terdapat sebuah desa kecil (Sari) dekat tempat di mana kota kuno itu dulu berada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-16674b85f60767d6b0beb9318839165e wp-block-paragraph\"><strong>Sardis pada masa gereja mula-mula<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-4f98b3b98a528757129a06691231f70b wp-block-paragraph\">Sardis dikenal sebagai salah satu dari 7 gereja yang disebutkan dalam Kitab Wahyu. Gereja ini diperingatkan akan kondisi dirinya yang terlihat hidup namun mati secara rohani. Jemaat di gereja ini diperingatkan untuk bangkit dan bertobat akan dosa mereka yang terlalu berkompromi dengan kebiasaan para penduduk lokal yang berlawanan dengan iman mereka (Wahyu 3:1-6).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-c503419d5e35e2d08fc374edb703ab50 wp-block-paragraph\">Surat kepada &#8216;malaikat jemaat di Sardis&#8217; (Why 3:1-6) mengisyaratkan bahwa persekutuan Kristen purba di sana terpengaruh oleh semangat kota itu, menggantungkan kepada reputasi masa lampau tanpa keberhasilan masa sekarang. Dan gagal, seperti kota itu pernah dua kali gagal, kemudian belajar dari masa lalu serta menjadi waspada. Lambang &#8216;pakaian putih&#8217; sangat berarti bagi suatu kota yang terkenal karena perdagangan pakaiannya: mereka yg tetap setia dan berjaga akan dihiasi demikian untuk mengambil bagian dalam kemenangan Tuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-3801a058004d9653693d79c9adf544c4 wp-block-paragraph\">Yesus menggambarkan gereja ini sebagai gereja yang sekarat dan tak sempurna dihadapan Nya. Jemaat Sardis nampaknya memang menjalankan ibadah dan pelayanan tetapi tidak bersungguh-sungguh dalam melaksanakan Firman Tuhan dalam kehidupan mereka.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-ecaa744f833d67a6b558b44ff61ecb7d is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku.\u201d<\/p>\n<cite>Wahyu 3: 1-2<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-4980bbaf7207d52e9d903f71e1935b53 wp-block-paragraph\">Karena itu, Yesus menyampaikan supaya mereka bertobat.&nbsp;Sementara bagi sebagian mereka yang hidupnya benar, Dia menjanjikan kehidupan kekal di surga.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-c8ba429be4e864b14bd24acc7331a63d is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBarangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus naanya dari Kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.\u201d<\/p>\n<cite>Wahyu 3: 5<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-19b3e6ab4b114dbafcd87d970e8f9a40 wp-block-paragraph\">Tentu saja Yesus tahu bahwa keadaan seperti ini juga akan dialami oleh gereja-gereja saat ini. Karena itu Dia menasihatkan untuk menghidupi firman Tuhan sepenuhnya, bukan sekedar menjalankannya sebagai formalitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-contrast-color has-text-color has-link-color wp-elements-7034f6fc169cdec47482e0bcd99d5a71 wp-block-paragraph\"><em><strong>Ps. Gabriel Hartanto<\/strong><\/em><br><em>www.OnlineChurchMinistry.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sardis atau Sardes adalah ibukota kuno Kerajaan Lydia yang sudah berjaya jauh sebelum Imperium Romawi dan Kesultanan Ottoman berada di Asia Kecil. Kerajaan Lidya di bawah kekuasaan Raja Croessus merupakan salah satu kerajaan terkaya di zamannya. Kerajaan ini memperoleh kekayaannya dari emas yang diperoleh dari Sungai Pactolus yang mengalir tak jauh dari Sardis. Sungai Pactolus dipercaya merupakan tempat Raja Midas mencuci tubuh emasnya yang dikutuk oleh para dewa. Kerajaan ini juga merupakan kerajaan pertama yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pgc_meta":"","_uag_custom_page_level_css":"","_vp_format_video_url":"","_vp_image_focal_point":[],"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-966","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sejarah"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"ultp_layout_landscape_large":false,"ultp_layout_landscape":false,"ultp_layout_portrait":false,"ultp_layout_square":false,"vp_sm":false,"vp_md":false,"vp_lg":false,"vp_xl":false,"vp_sm_popup":false,"vp_md_popup":false,"vp_xl_popup":false},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"admin","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b325a792e5158b68fab2d5fdc6fa653937aea4e751f73ea0fb0d803028eaacbe?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Sardis atau Sardes adalah ibukota kuno Kerajaan Lydia yang sudah berjaya jauh sebelum Imperium Romawi dan Kesultanan Ottoman berada di Asia Kecil. Kerajaan Lidya di bawah kekuasaan Raja Croessus merupakan salah satu kerajaan terkaya di zamannya. Kerajaan ini memperoleh kekayaannya dari emas yang diperoleh dari Sungai Pactolus yang mengalir tak jauh dari Sardis. Sungai Pactolus dipercaya merupakan tempat Raja Midas mencuci tubuh emasnya yang dikutuk oleh para dewa. Kerajaan ini juga merupakan kerajaan pertama yang [&hellip;]","magazineBlocksPostCategories":["Sejarah"],"magazineBlocksPostViewCount":403,"magazineBlocksPostReadTime":5,"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/author\/gabriel-hartanto\/"},"magazine_blocks_comment":12,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b325a792e5158b68fab2d5fdc6fa653937aea4e751f73ea0fb0d803028eaacbe?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/category\/sejarah\/\" rel=\"category tag\">Sejarah<\/a>","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"ultp_layout_landscape_large":false,"ultp_layout_landscape":false,"ultp_layout_portrait":false,"ultp_layout_square":false,"vp_sm":false,"vp_md":false,"vp_lg":false,"vp_xl":false,"vp_sm_popup":false,"vp_md_popup":false,"vp_xl_popup":false},"uagb_author_info":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/author\/gabriel-hartanto\/"},"uagb_comment_info":12,"uagb_excerpt":"Sardis atau Sardes adalah ibukota kuno Kerajaan Lydia yang sudah berjaya jauh sebelum Imperium Romawi dan Kesultanan Ottoman berada di Asia Kecil. Kerajaan Lidya di bawah kekuasaan Raja Croessus merupakan salah satu kerajaan terkaya di zamannya. Kerajaan ini memperoleh kekayaannya dari emas yang diperoleh dari Sungai Pactolus yang mengalir tak jauh dari Sardis. Sungai Pactolus&hellip;","rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/author\/gabriel-hartanto\/"},"rttpg_comment":12,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/category\/sejarah\/\" rel=\"category tag\">Sejarah<\/a>","rttpg_excerpt":"Sardis atau Sardes adalah ibukota kuno Kerajaan Lydia yang sudah berjaya jauh sebelum Imperium Romawi dan Kesultanan Ottoman berada di Asia Kecil. Kerajaan Lidya di bawah kekuasaan Raja Croessus merupakan salah satu kerajaan terkaya di zamannya. Kerajaan ini memperoleh kekayaannya dari emas yang diperoleh dari Sungai Pactolus yang mengalir tak jauh dari Sardis. Sungai Pactolus&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=966"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":992,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/966\/revisions\/992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}