{"id":432,"date":"2024-02-07T07:24:19","date_gmt":"2024-02-07T07:24:19","guid":{"rendered":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/?p=432"},"modified":"2024-02-17T15:57:47","modified_gmt":"2024-02-17T15:57:47","slug":"doa-yang-seharusnya-dipanjatkan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/2024\/02\/07\/doa-yang-seharusnya-dipanjatkan-2\/","title":{"rendered":"DOA YANG SEHARUSNYA DIPANJATKAN"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/onlinechurchministry.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/1c1fa759-dec9-4ac7-adad-f460c25ccdfc.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-435\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Doa adalah tindakan yang kerap dilakukan oleh Yesus. IA memberikan teladan bagaimana seharusnya anak-anak Allah membangun hubungan yang intim dengan Bapa melalui DOA. <\/p>\n\n\n\n<p>Apa saja hal-hal yang harus kita panjatkan dalam doa-doa kita? <\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Berdoa untuk DIRI SENDIRI. Saat kita berdoa untuk diri sendiri, ini bukan tentang bagaimana kita meminta hal-hal untuk memenuhi keinginan diri sendiri dihadapan Tuhan, melainkan agar diri kita menjadi pribadi yang dapat menyatu dengan pikiran-pikiran dan kehendak Tuhan dalam hidup ini, antara lain.\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Supaya pikiran kita dibukakan pada kenyataan akan keadaan yang terhilang (Wahyu 20:11)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya kita diberikan belas kasihan terhadap jiwa-jiwa yang terhilang (Lukas 19:10)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya kita diberi kepekaan akan bimbingan Allah (Kisah Rasul 8:26)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya kita diberi hikmat Allah (Yakobus 1:5)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya kita diberi keberanian (Efesus 6:19. Kisah Rasul 4:29)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya kita diberi kebebasan, dan Roh Kudus bekerja meyakinkan orang-orang yang hendak DIA lawat (Kisah Rasul 1:8)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya TUHAN menaruh FirmanNya dalam perkataan-perkataan kita (Yesaya 59:21, Yeremia 1:9)<\/li>\n\n\n\n<li>Supaya kita diberi kesadaran menjadi benih yang dapat berbuah (Matius 13:1-23)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Berdoa untuk ORANG LAIN sebagai jiwa-jiwa yang diciptakan oleh Tuhan (1 Timotius 2:1-3)<\/li>\n\n\n\n<li>Berdoa untuk Hamba Tuhan dan Ladang Tuhan\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>PARA PELAYAN TUHAN. Ladang sudah menguning dan siap untuk dituai. Ladang Tuhan membutuhkan para pekerja untuk menuai. (Matius 9:38) <\/li>\n\n\n\n<li>Supaya semua pintu dibukakan oleh Allah (1 Korintus 16:9, 2 Korintus 2:12, Kisah Rasul 14:27, Kolose 4:3, Wahtu 3:8)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Berdoa sebagai suatu peperangan Rohani\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menghancurkan kuasa iblis dan ilah zaman yang membutakan mata orang-orang yang tidak percaya pada pemberitaan Injil (2 Korintus 4:4, Kisah Rasul 26:18)<\/li>\n\n\n\n<li>Mengancurkan pekerjaan iblis yang membuat para para penguasa dunia mengeluarkan kebijakan \/ rencana jahat; dengan menahan manusia, uang dan barang-barangnya dari upaya penyebaran Injil. (Efesus 6:12)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera menghampiri kita. 1 Yohanes 5:14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius 7.7, Yeremia 33:3.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ps. Gabriel Hartanto<\/strong><br><a href=\"https:\/\/OnlineChurchMinistry.com\">www.<em>OnlineChurchMinisty<\/em>.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Doa adalah tindakan yang kerap dilakukan oleh Yesus. IA memberikan teladan bagaimana seharusnya anak-anak Allah membangun hubungan yang intim dengan Bapa melalui DOA. Apa saja hal-hal yang harus kita panjatkan dalam doa-doa kita? Jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera menghampiri kita. 1 Yohanes 5:14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius 7.7, Yeremia 33:3. Ps. Gabriel Hartantowww.OnlineChurchMinisty.com<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pgc_meta":"","_uag_custom_page_level_css":"","_vp_format_video_url":"","_vp_image_focal_point":[],"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-432","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"ultp_layout_landscape_large":false,"ultp_layout_landscape":false,"ultp_layout_portrait":false,"ultp_layout_square":false,"vp_sm":false,"vp_md":false,"vp_lg":false,"vp_xl":false,"vp_sm_popup":false,"vp_md_popup":false,"vp_xl_popup":false},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"admin","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b325a792e5158b68fab2d5fdc6fa653937aea4e751f73ea0fb0d803028eaacbe?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Doa adalah tindakan yang kerap dilakukan oleh Yesus. IA memberikan teladan bagaimana seharusnya anak-anak Allah membangun hubungan yang intim dengan Bapa melalui DOA. Apa saja hal-hal yang harus kita panjatkan dalam doa-doa kita? Jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera menghampiri kita. 1 Yohanes 5:14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius 7.7, Yeremia 33:3. Ps. Gabriel Hartantowww.OnlineChurchMinisty.com","magazineBlocksPostCategories":["Renungan"],"magazineBlocksPostViewCount":302,"magazineBlocksPostReadTime":2,"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/author\/gabriel-hartanto\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b325a792e5158b68fab2d5fdc6fa653937aea4e751f73ea0fb0d803028eaacbe?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/category\/renungan\/\" rel=\"category tag\">Renungan<\/a>","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"ultp_layout_landscape_large":false,"ultp_layout_landscape":false,"ultp_layout_portrait":false,"ultp_layout_square":false,"vp_sm":false,"vp_md":false,"vp_lg":false,"vp_xl":false,"vp_sm_popup":false,"vp_md_popup":false,"vp_xl_popup":false},"uagb_author_info":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/author\/gabriel-hartanto\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Doa adalah tindakan yang kerap dilakukan oleh Yesus. IA memberikan teladan bagaimana seharusnya anak-anak Allah membangun hubungan yang intim dengan Bapa melalui DOA. Apa saja hal-hal yang harus kita panjatkan dalam doa-doa kita? Jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera menghampiri kita. 1 Yohanes 5:14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius&hellip;","rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/author\/gabriel-hartanto\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/category\/renungan\/\" rel=\"category tag\">Renungan<\/a>","rttpg_excerpt":"Doa adalah tindakan yang kerap dilakukan oleh Yesus. IA memberikan teladan bagaimana seharusnya anak-anak Allah membangun hubungan yang intim dengan Bapa melalui DOA. Apa saja hal-hal yang harus kita panjatkan dalam doa-doa kita? Jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera menghampiri kita. 1 Yohanes 5:14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=432"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/432\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":436,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/432\/revisions\/436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onlinechurchministry.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}